Tim Saber Pungli Jember Berhasil Ciduk 2 Orang

Print / PDF

Jember (majanrws.com) – Tim Saber Pungli Kepolisian Resor Jember Jawa Timur, berhsil Oprasi Tangkap Tangan (OTT) menahan dua tersangka di tempat terpisah dalam operasi tersebut, terkait proses peralihan hak atas tanah hibah menjadi sertifikat dan proses pemasangan listrik baru PLN.

Dua teciduk adalah SM, pria warga Kecamatan Sumbersari, Jember. Dia diduga pungli sertifikat tanah, dan BR, pria warga Kecamatan Arjasa dalam OTT pungli pemasangan aliran listrik. 

“Mereka dijerat pasal 368 KUHP tentang pemerasan, dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara,” jelas Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo, Selasa dalam lansir beritajatim (6/3/2018).

SM meminta biaya pengurusan konversi sertifikat Rp 45 juta kepada korban. Ia mematok tarif Rp 200 ribu untuk biaya blangko konversi, biaya konversi Rp 3 juta, dan biaya kompensasi Rp 25 juta. 

SM menakuti korban, bahwa tanpa uang tersebut, maka lurah tak mau menandatangani berkas pengajuan sertifikat.

Kebetulan korban tak punya uang, dan meminta agar biaya diturunkan menjadi Rp 17 juta. Polisi pun beraksi saat pemberian uang. “Petugas menangkap pelaku segera, dan mengamankan barang bukti dari korban, berupa satu unit ponsel merk Oppo, dan satu buah SIM card Simpati,” kata Kusworo.

Polisi juga menyita uang tunai Rp 17 juta, satu berkas permohonan pendaftaran sertifikat tanah pada Kantor Pertanahan Kabupaten Jember, satu lembar amplop warna putih, dan satu unit ponsel Samsung, dan buah SIM card Simpati.

Sementara itu, di tempat berbeda, polisi juga membekuk BR, karena meminta biaya pemasangan listrik Rp 4-5 juta. Ia juga mengancam warga akan memutus aliran listrik. Sejumlah warga terjerat ancaman itu. “Tersangka kami amankan di sebuah warung kopi Jalan Sultan Agung, Kecamatan Arjasa,” jelas Kusworo.
Dalam OTT tersebut Petugas menyita barang bukti berupa uang Rp 2,55 juta, kuitansi, sertifikat listrik, dan dua ponsel.(doel)
Print / PDF

Mungkin Anda juga menyukai