Kades Palsukan Surat Riwayat Tanah, Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Print / PDF

Gresik (majanews.com) – Kepala Desa (Kades), Prambangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Fariantono (48) dalam waktu dekat terancam menghirup pengapnya penjara.

Dalam rilis beritajatim, Terdakwa Fariantono, dua warganya yakni Ayuni, dan Suliono dituntut atas perkara dugaan pemalsuan surat riwayat tanah.

Ketiga terdakwa itu dituntut jaksa penuntut umum (JPU) dengan hukuman berbeda. Fariantono dituntut 2,5 tahun dengan pasal 263 KHUP ayat (1). Sedangkan Suliono dan Ayuni masing-masing dituntut 2 tahun penjara dengan pasal 263 KHUP ayat (2).

Menurut JPU Yudi Prasetya, SH ketiga terdakwa itu bersalah karena melakukan tindakan pemalsuan surat. Terdakwa tersebut, juga merugikan korban, dan perkara ini menjadi perhatian publik.

“Yang meringankan terdakwa tidak pernah dihukum,” ujar Yudi Prasetya, Senin (26/02/2018).

Dalam sidang yang diketuai oleh Ketua Majelis Hakim Putu Mahendra, SH akhirnya menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda pembelaan terdakwa.

“Sidang ditunda minggu depan guna mendengarkan pembelaan terdakwa melalui penasehat hukumnya,” pungkas Putu Mahendra.(dk)

Print / PDF

Mungkin Anda juga menyukai